Notebook Windows 8 Touchscreen, Asus Vivobook S200E

OKETEKNO.COM | Perkembangan gadget khususnya di sektor smartphone dan tablet memang saat ini mengalami kemajuan yang signifikan, teknologi dan inovasi coba di kembangkan untuk mendapatkan varian terbaru dari gadget praktis ini. Namun seiring dengan meningkatnya smartphone dan tablet, sektor lain seperti notebook atau laptop manjadi sepi peminat. Untuk mananggapi kemunduran sektor tersebut, Asus mengeluarkan sebuah kehebatan laptop dalam Asus Vivobook S200E.
Bila di tengok pertama kali, mungkin kesan yang pertama terasa pada laptop seri Vivobook milik Asus kali ini adalah desain yang terbilang tipis. Ukuran dimensinya adalah 30.3 x 20.0 x 2.17. tentunya membuat laptop tersebut lebih praktis di jinjing kemana – mana dan dengan  semua kecanggihan yang di berikan.
asus vivobook
Asus Vivobook S200E ini adalah laptop dengan teknologi layar sentuh selebar 11.6 Inchi. Tentunya ini bukan satu –satunya laptop dengan teknologi serupa. Dengan kemampuan multitouch dengan respon hingga 10 jari tentunya bisa semakin memudahkan anda dalam ber-navigasi pada sistem operasi Windows 8 yang sudah di install di dalamnya.
Bila melihat seperti apakah spesifikasi di dalamnya, Asus Vivobook S200E ini menggunakan processor Intel Core i3-3217U yang di klaim akan bisa menghemat daya baterai. Selain itu masih ada pula DDR3 1333 Mhz SDRAM, dengan on board memory 2 GB / 4 GB yang siap mengimbangi kinerja processornya. Sedangkan pada kartu grafis menggunakan Intel HD Graphics 4000. Sungguh sebuah laptop dengan performa yang mumpuni bila anda manfaatkan untuk kegiatan sehari – hari anda.
Tersedia jatah 500 GB pada harddisk sebagai memori penyimpanan. Namun dengan spesifikasi sedemikian rupa, Asus Vivobook S200E tersebut tidak di desain untuk gamer. Harga dari laptop ini di bandrol pada kisaran Rp.4 jutaan per unitnya. Tertarik? Silahkan kunjungi stand laptop di sekitar daerah anda.

Related Posts:

Samsung NX Mini, Kamera Mirrorless Tertipis Milik Samsung

OKETEKNO. COM | Samsung secara resmi sudah meluncurkan kamera mirrorless terbarunya yang rumornya sudah bergaung sejak januari lalu. Samsung NX Mini di kenalkan pada media sebagai produk kamera mirrorless dari Samsung yang memiliki ketebalan hanya 22 mm dan bobot yang hanya 195 gram. Tak ayal bahwa kamera NX mini ini di klaim sebagai kamera tertipis di dunia.
Samsung NX Mini
Samsung NX Mini
Mungkin sekilas desainnya terkesan sama dengan seri NX sebelumnya yang tetap mengusung model retro dan modern. Menariknya pada Samsung NX mini ini bagian belakangnya memiliki sebuah layar selebar 3.0 Inchi yang mampu di putar hingga 180 derajat yang tentunya dapat memudahkan pengguna yang gemar berfoto selfie.
Bahkan selain itu, NX Mini yang termasuk dalam kategori smart camera ini di lengkapi juga dengan konektivitas seperti NFC dan Wifi yang berguna untuk mengirim foto tanpa menggunakan kabel ke perangkat lainnya atau ke penyimpanan awan (cloud service).
Namun meskipun mempunyai ukuran yang kecil, kamera Samsung NX Mini ini menggunakan penopang dengan sensor gambar BSI yang mempunyai resolusi 20.5 MP yang dapat membidik foto dengan kecepatan 6 frame per detiknya dan menghasilkan kecepatan rana sekitar 1/16000 detik. Lensa yang di pakaikan Samsung pada kamera mirrorless-nya kali ini antara lain adalah lensa 9 mm f3.59-27 mm f3.5-f5.6 OIS dan 17 mm f1.8 OIS.
Tampilan Samsung NX Mini
Tampilan Samsung NX Mini
Tampilan Samsung NX Mini
Tampilan Samsung NX Mini
Pada sisi baterainya mempunyai daya simpan hingga 2330 mAh. Hal itu setara dengan daya bidiknya yang mampu menampilkan hingga 530 – 650 shot. Cukup tahan lama untuk fitur smart camera NX Mini tersebut. Hanya saja pada label harganya masih menjadi misteri karena hingga saat ini, Samsung NX mini mesih belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak Samsung. Mari tunggu saja kabar selanjutnya.

Related Posts:

Google Akhirnya Bikin Akun Instagram

KOMPAS.com — Google pada Senin (19/5/2014) membuat keputusan untuk membuat akun resminya di jejaring sosial berbasis foto, Instagram. Walau memiliki situs jejaring sosialnya sendiri, yaitu Google+, Instagram yang lebih populer ternyata menarik raksasa TI yang berbasis di California ini.

Posting-an pertama akun Instagram resmi milik Google adalah video tentang homepage-nya yang menampilkan doodle berupa kubus rubik yang bisa dimainkan, dalam rangka memperingati 40 tahun puzzle tersebut.

Belum ada keterangan resmi tentang alasan mengapa akhirnya Google membuat akun Instagramnya sendiri. Akun Twitter Google pada Senin hanya memperkenalkan akun resmi tersebut berikut tautannya.

Akun Instagram Google sejauh ini baru mem-follow akun Instagram layanan Google lainnya, yaitu YouTube, Google Maps, dan Google Glass.

Google sendiri sebenarnya memiliki bagian khusus untuk foto dalam Google+, tetapi menurutTechno Buffalo (20/5/2014), fitur tersebut tidak menawarkan format berbagi layaknya Instagram atau Vine. Banyak rumor yang beredar bahwa ke depannya Google juga akan membuat layanan yang serupa.

Instagram saat ini memiliki lebih dari 200 juta pengguna aktif tiap bulannya. Banyak yang memanfaatkan jejaring sosial berbasis foto ini untuk mempromosikan produk-produknya, seperti Samsung USA dan Nike.

Menarik, menunggu posting-an apa yang akan diunggah Google dalam akun Instagramnya. Akankah Google juga akan membuat pengumuman-pengumuman pentingnya melalui akun ini, selain di Google+?

Atau sekadar untuk berbagi Google Doodles yang dibuat oleh Google dalam kesempatan-kesempatan khusus tertentu? Kita simak saja update-nya melalui akun satu ini.

Related Posts:

Aplikasi Pecahan Foursquare Sudah Bisa Diunduh

KOMPAS.com - Seperti diberitakan sebelumnya, Jejaring sosial berbasis lokasi, Foursquare berencana membagi layanan intinya menjadi dua aplikasi terpisah, yaitu Foursquare dan Swarm. Kini aplikasi Swarm sudah mulai bisa diunduh di Android dan iOS.
Dengan diluncurkannya Swarm, maka Foursquare ke depannya akan dioptimalkan sebagai aplikasi pencari lokasi-lokasi tertentu saja. Swarm, di sisi lain, menggantikan fungsi Foursquare selama ini untuk check-in di suatu tempat.
Dikutip dari Recode The Next Web (15/5/2014), selain memberikan fitur check-in, Swarm juga memiliki fitur yang diberi nama Neighborhood Sharing, yang memungkinkan pengguna berbagi lokasi dengan teman lainnya.
JIka fitur ini diaktifkan, maka lokasi pengguna akan muncul di halaman teman-temannya yang menjadi kontak. Namun, fitur ini juga bisa dimatikan jika pengguna tidak ingin diketahui keberadaannya.
Terdapat juga fitur Passive Tracking. Sebelumnya, di Foursquare pengguna hanya bisa melihat lokasi terakhir kontak. Namun, dengan fitur tersebut, pengguna bisa melihat tempat-tempat mana saja yang telah didatangi oleh seorang kontak.
Foursquare
Swarm
Yang menarik, Swarm juga dilengkapi dengan fitur yang mirip dengan Twitter. Pengguna bisa memposting message tentang keberadaannya, dan teman lain yang juga menggunakan Swarm bisa me-reply. Fitur tersebut diberi nama Plans. Fitur ini masih dalam tahpa pengembangan.
Upaya Foursquare untuk memecah aplikasinya ini tak lepas dari menurunnya minat investor terhadap aplikasinya.
Jika dulu Foursquare masih mudah menggali uang dari jasa layanan lokasi yang diberikan, namun di tahun 2014 ini, Foursquare justru malah mengekang perkembangan perusahaan.
Aplikasi ini sudah mulai ditinggalkan. Banyak startup-startup baru yang aplikasi buatannya lebih disukai anak-anak muda di seluruh dunia. Mereka memanfaatkan tren seperti selfie,sharing link, atau Twitter untuk menarik perhatian.

Related Posts: