Daihatsu Ingin Beradaptasi seperti Penyu



Jakarta, KompasOtomotif — Sebagai bagian dari corporate social responsibilities (CSR), Astra Daihatsu Motor (ADM) menunjukkan kepeduliannya terhadap lingkungan hidup dengan membantu konservasi penyu di Pulau Pramuka, Kepulauan Seribu, Jakarta.

Penyu termasuk salah satu reptil purba yang mampu beradaptasi hingga zaman modern. Namun sekarang, populasinya terancam punah sehingga dilindungi pemerintah. Ekosistem alami mereka terkikis oleh salah satu musuh alami, yaitu manusia. Sebagian besar jenis penyu di alam bebas butuh bantuan untuk bertahan hidup.

Dari tujuh jenis penyu di dunia, enam di antaranya ada di Indonesia. Dua dari enam itu bisa ditemui di Pramuka, yakni penyu hijau dan sisik. Kepala Balai Taman Nasional Kepulauan Seribu Wahju Rudianto mengatakan, jenis yang paling banyak ditemui di Pramuka adalah penyu sisik.

"Penangkaran penyu di Pramuka telah dimulai sejak 1989. Meski kerja sama dengan Daihatsu baru dimulai Maret lalu, kami berharap kegiatan ini terus berlanjut," ujar Wahju, saat dikunjungi rombongan ADM, Senin (15/9/2014).

Direktur Marketing ADM Amelia Tjandra mengatakan, program ini merupakan hasil perencanaan dan koordinasi antara ADM, Taman Nasional Kepulauan Seribu, dan Klub Daihatsu, yaitu Taruna Owners (TO), Terios Rush Club Indonesia (Teruci), dan Ceria Club Indonesia (CCI).

Rancangan ide untuk perbaikan fasilitas telah digarap April lalu, sementara implementasinya telah dilakukan Mei-Juni. Sekarang, pembangunan berupa tempat perteluran penyu, renovasi rumah, pemeliharaan penyu serta pemasangan papan informasi dan sosialisasi pentingnya pelestarian penyu sudah bisa terlihat.

"Sebagai bagian dari menghijaukan Indonesia, penyu harus dilestarikan sebab dia telah beradaptasi dari zaman purba hingga sekarang. Daihatsu juga ingin beradaptasi seperti penyu. Tahun ini, Daihatsu sudah berumur 107 tahun, tentu bukan usia yang muda untuk otomotif. Kami berharap program ini bukan sekali langsung selesai," ungkap Amelia.

Selain di Pramuka, Daihatsu juga punya sejumlah konservasi penyu bekerja sama dengan berbagai klub pemilik Daihatsu. Tiga lokasi Konservasi Penyu Binaan Daihatsu lainnya adalah Pantai Perancak (Bali), Batu Hiu (Pangandaran), dan Pangumbahan (Ujung Genteng).

Related Posts:

0 Response to "Daihatsu Ingin Beradaptasi seperti Penyu"

Posting Komentar