Kamis, 12 Juni 2014

Bagaimana Cara Melacak BlackBerry 10 yang Hilang?

KOMPAS.com — Saat ini, mungkin orang lebih memilih untuk kehilangan dompet daripada ponsel. Mengapa? Ponsel-ponsel yang ada sekarang banyak digunakan untuk menyimpan pelbagai data penting, seperti data yang tersimpan di e-mail atau dokumen lainnya, yang mungkin tidak bisa tergantikan oleh uang.

Nah, bagi para pemilik perangkat berbasis sistem operasi BlackBerry 10, kehilangan perangkat boleh jadi bukan hal yang menakutkan lagi. Semua ini bisa terjadi berkat hadirnya fitur BlackBerry Protect.

Dengan menggunakan fitur ini, pengguna memiliki kemampuan untuk mengunci (lock), menghapus data, memberi peringatan, hingga melacak perangkat dari jauh. 

Pengguna juga dapat melakukan back-up data ke cloud sehingga bisa mendapatkan kembali informasi penting apabila terjadi kehilangan perangkat. 

Menariknya, BlackBerry Protect tersedia sebagai fitur standar di setiap perangkat BlackBerry 10. Artinya, fitur tersebut sudah langsung tersedia di perangkat BlackBerry 10.

Cara penggunaan

Saat pengguna menyalakan produk BlackBerry 10 untuk kali pertama, mereka akan diminta membuat atau log-in ke akun BlackBerry ID. Setelah selesai, dengan menggunakan akun ini, pengguna sudah bisa langsung mengaktifkan fitur BlackBerry Protect.

Setelah mengaktifkannya, pengguna dapat menjalankan semua fungsi BlackBerry Protect melalui situs protect.blackberry.com.

Dalam situs tersebut, pengguna bisa melihat lokasi terakhir dari perangkat BlackBerry 10 mereka. Dengan menggunakan jasa Bing Maps, keberadaan smartphone yang hilang itu bisa dideteksi.

Namun, fitur yang satu ini memanfaatkan GPS dari perangkat BlackBerry 10 sehingga, apabila perangkat kehilangan sinyal, maka mungkin saja sistem akan sedikit sulit dalam melacak ponsel.

Selain itu, pengguna juga dapat membuat smartphone "berteriak" menggunakan fitur Play Sound. 

Fitur yang juga bisa dijalankan melalui situs BlackBerry Protect ini akan membuat perangkat tersebut mengeluarkan bunyi yang cukup kencang selama beberapa detik.

Ini sangat berguna ketika smartphone yang hilang masih berada di dekat si pemilik.

Jika tidak ada lagi harapan, maka langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah menguncismartphone atau mengunci semua data.

Satu-satunya kekurangan dari fitur BlackBerry Protect ini adalah tidak dimungkinkannyaback-up data secara nirkabel. Proses tersebut hanya bisa dilakukan melalui software khusus BlackBerry 10.
Read More

Rabu, 11 Juni 2014

Line Buka Pintu untuk Pengiklan

Line
Line
KOMPAS.com - Line, perusahaan aplikasi pesan instan dari Jepang, membuka pintu bagi pengiklan yang ingin menyasar para  pengguna layanan itu.

Sebagaimana dikutip dari Mashable, Line pada awal minggu ini mengumumkan kemitraan dengan penyedia layanan menajemen pelanggan berbasis cloud, Salesforce.com.

Dengan layanan Salesforce, pengiklan nantinya akan bisa menarget audience yang spesifik dari keseluruhan pengguna Line, misalnya berdasarkan kelompok umur, lokasi geografis, dan gender.

Setelah memperoleh persetujuan dari pengguna yang disasar, pengiklan bisa memperoleh nomer telepon untuk dimasukkan ke dalam database. Iklan kemudian akan dikirim berdasarkan referensi nomer telepon tersebut.

Pengiklan juga bisa mengakses data-data lain dari pengguna, seperti rekaman pembelian dan browsing history.

Lebih dari 100 perusahaan di negeri asal Line telah memiliki akun bisnis resmi di layanan tersebut, namun sejauh ini mereka baru bisa mengirim iklan secara massal, belum tertarget seperti itu.

Line memiliki 450 juta pengguna di seluruh dunia. Sebanyak 90 persen di antaranya berasal dari Asia di luar Jepang.
Sumber: MASHABLE
Editor: Wicak Hidayat
Read More

Kamis, 29 Mei 2014

Notebook Windows 8 Touchscreen, Asus Vivobook S200E

OKETEKNO.COM | Perkembangan gadget khususnya di sektor smartphone dan tablet memang saat ini mengalami kemajuan yang signifikan, teknologi dan inovasi coba di kembangkan untuk mendapatkan varian terbaru dari gadget praktis ini. Namun seiring dengan meningkatnya smartphone dan tablet, sektor lain seperti notebook atau laptop manjadi sepi peminat. Untuk mananggapi kemunduran sektor tersebut, Asus mengeluarkan sebuah kehebatan laptop dalam Asus Vivobook S200E.
Bila di tengok pertama kali, mungkin kesan yang pertama terasa pada laptop seri Vivobook milik Asus kali ini adalah desain yang terbilang tipis. Ukuran dimensinya adalah 30.3 x 20.0 x 2.17. tentunya membuat laptop tersebut lebih praktis di jinjing kemana – mana dan dengan  semua kecanggihan yang di berikan.
asus vivobook
Asus Vivobook S200E ini adalah laptop dengan teknologi layar sentuh selebar 11.6 Inchi. Tentunya ini bukan satu –satunya laptop dengan teknologi serupa. Dengan kemampuan multitouch dengan respon hingga 10 jari tentunya bisa semakin memudahkan anda dalam ber-navigasi pada sistem operasi Windows 8 yang sudah di install di dalamnya.
Bila melihat seperti apakah spesifikasi di dalamnya, Asus Vivobook S200E ini menggunakan processor Intel Core i3-3217U yang di klaim akan bisa menghemat daya baterai. Selain itu masih ada pula DDR3 1333 Mhz SDRAM, dengan on board memory 2 GB / 4 GB yang siap mengimbangi kinerja processornya. Sedangkan pada kartu grafis menggunakan Intel HD Graphics 4000. Sungguh sebuah laptop dengan performa yang mumpuni bila anda manfaatkan untuk kegiatan sehari – hari anda.
Tersedia jatah 500 GB pada harddisk sebagai memori penyimpanan. Namun dengan spesifikasi sedemikian rupa, Asus Vivobook S200E tersebut tidak di desain untuk gamer. Harga dari laptop ini di bandrol pada kisaran Rp.4 jutaan per unitnya. Tertarik? Silahkan kunjungi stand laptop di sekitar daerah anda.
Read More